Jakarta, Harian Umum - Aksi Akbar Buruh Ultra Damai yang diselenggarakan Aliansi Aksi Sejuta Buruh (AASB) di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Kamis (10/8/2023), tidak berjalan mulus karena ratusan peserta aksi yang datang dengan sepeda motor hingga pukul 13:00 WIB tidak dapat menjangkau lokasi.
"Mereka dihadang polisi, sehingga tertahan di sejumlah titik, di antaranya di Semanggi," kata koordinator AASB Jumhur Hidayat.
Ia menambahkan bahwa saat ini sedang dilakukan negosiasi agar dapat menuju Patung Kuda.
Pantauan di lokasi memperlihatkan, buruh telah datang sejak pagi hari karena awalnya aksi ini direncanakan dimulai pukul 11:00 WIB. Mereka tak hanya datang dari Jakarta, Jabar dan Banten, tetapi juga dari Jateng, Jatim dan lain-lain.
Awalnya, mereka berkumpul di Monas, tetapi kemudian sebagian bergerak ke kantor International Labour Organization (ILO) di Gedung Menara Tower, Jalan MH Sudirman, yang merupakan titik kumpul peserta aksi.
Semakin siang, jumlah yang berkumpul di titik itu makin banyak karena sebagian besar yang masih di Monas juga bergerak ke sana. Begitupula yang baru datang.
Jumhur mengatakan, buruh yang sudah masuk di depan ILO sebagian besar yang datang dengan bus. Massa tersebut berasal dari lebih 30 konfederasi dan federasi yang tergabung dalam AASB.
Mahasiswa dari berbagai kampus juga telah berdatangan.
Jumlah massa yang datang telah puluhan ribu orang.
Seperti diketahui, ada tiga tuntutan dalam aksi ini, yang terutama adalah cabut UU Cipta Kerja. Dua tuntutan yang lain adalah cabut UU Kesehatan dan Wujudkan Jaminan Sosial Semesta Sepanjang Hayat. (man)





