NAMPAKNYA sikap Jokowi tinggalkan Jakarta di saat PDIP akan rayakan Ulang Tahun ke 51 sebagai sikap memang "Megawati dan PDIP" itu siapa?
-------------------------
Oleh: Muslim Arbi
Direktur Gerakan Perubahan dan Koordinator Indonesia Bersatu
Rabu 10 Januari 2024 adalah hari ulang tahun PDIP ke 51. PDIP akan gelar acara untuk ulang tahun itu.
Tapi, Jokowi yang diklaim sebagai kader PDIP dan Petugas Partai akan melakukan lawatan ke Filipina.
Sikap Jokowi tinggalkan Jakarta di saat PDIP akan adakan ulang tahun dapat ditafsirkan kalau hubungan Jokowi dan PDIP semakin menjauh. Bisa jadi Jokowi tidak membutuhkan PDIP lagi.
Pertemuan berdua antara Jokowi dan Prabowo Subianto yang adalah Capres no 2, mengundang tanda tanya. Publik menganggap Jokowi memang mendukung Capres no 2. Apalagi Gibran anaknya sebagai Cawapres Prabowo.
Apa yang dibicarakan mereka berdua itu tidak penting, tapi pertemuan itu menmbulkan spekulasi. Meski setelah itu Jokowi juga ketemu dengan Airlangga Hartarto. Meski sebagai Menko Perekonomian-nya, tapi Airlangga berada di posisi koalisi Capres no 2 sebagai ketua umum Golkar.
Jadi, sebelum ke luar negeri, Jokowi ketemu Prabowo, Capres yang sedang bertanding di Pilpres 2024, dan ketemu ketua umum Golkar Partai pengusung nomor 2.
Akan hal sikap Jokowi tinggalkan Jakarta di saat PDIP akan adakan Ulang Tahun ke 51, di saat sedang berlangsung kampanye Pilpres, bisa jadi ini sikap demonstratif. Megawati dan PDIP sudah tidak dianggap lagi.
Publik anggap Megawati dan PDIP telah dibuang oleh Jokowi. Bisa jadi, Jokowi merasa telah menjadi orang kuat dan sedang mengendalikan kekuasaan saat ini.
Siapa pun tidak dapat mencegah keinginan dan kemauan Jokowi dalam langkah dan tindakan politiknya, termasuk Megawati dan PDIP yang telah membesarkannya.
Bisa jadi jika dahulu Jokowi mencium tangan Megawati sebagaimana gambar yang bertebaran di media sosial dan sangat viral, kini di benak Jokowi timbul pemikiran untuk membalas dendam agar bagaimana caranya membuat Megawati mencium tangan Jokowi?
Pada gambar yang bertebaran dan viral, dahulu Jokowi membungkuk - bungkuk, setengah menyembah Prabowo, tapi sekarang viral foto Prabowo membungkuk dan setengah menyembah Jokowi.
Nampaknya sikap Jokowi tinggalkan Jakarta di saat PDIP akan rayakan Ulang Tahun ke 51 sebagai sikap memang "Megawati dan PDIP" itu siapa?
Seolah Jokowi mengatakan; "Saya hari ini Presiden, kepala negara dan kepala pemerintahan dan punya kekuatan yang dapat kendalikan apa saja, termasuk memaksa PDIP dan Megawati harus tunduk kepada saya".
Kalau memang demikian sikap Jokowi, publik menunggu apa sikap Megawati dan PDIP.
Apakah Megawati akan memberhentikan Jokowi sebagai kader PDIP dan mencabut gelar sebagai Petugas Partai, dan menggalang kekuatan di DPR untuk meng-impeachment Jokowi sebagai presiden?
Publik masih berharap Megawati dapat tegak berdiri sebagai ketua umum DPP PDIP yang berwibawa
Meski saat ini. wibawa Megawati tergerus oleh sikap Jokowi sebagai petugas partainya.
Sawangan - Depok







