Jakarta, Harian Umum - Usai Mengundurkan diri dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Muhammad Said Didu menghimbau agar seluruh PNS yang masih aktif berpolitik mengikuti Contoh dirinya.
Hal ini disampaikannya, setelah menampik tudingan bila pengunduran dirinya ini sebagai bukti dukungan ke Capres-Cawapres no urut 02 Prabowo-Sandi.
"Saya pernah dipanggil dan saya nyatakan bahwa tidak ada yang saya langgar. Karena yang dilarang itu masuk sebagai timses resmi, saya tidak masuk. Kedua saya tidak pernah ikut kampanye, jadi tidak ada yang saya langgar sebagai ASN," jelas Said di Kantor BPPT, Jl. M.H. Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (13/5/2019).
Ia ingin memberikan contoh yang baik bagi para ASN yang jelas-jelas memihak salah satu paslon padahal statusnya masih aktif menjadi PNS.
"Sama sekali bukan kaitan di BPN (Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sansi), Saya mundur setelahnya. Lalu, ingin memberikan pelajaran kepada pihak-pihak yang pro salah satu paslon, juga teman-teman ASN lainnya," tegasnya
Pembelajaran yang dimaksud mantan Staf Khusus Menteri ESDM ini yakni sebagai ASN harus berfikir secara obyektif, serta mengedepankan kepentingan masyarakat.
"ASN juga tetaplah sebagai ASN objektif, memberikan masukan. Jangan hanya jadi alat politik," katanya.(tqn)







