PSI adalah gajah kecil yang diduga menjadi tunggangan Jokowi untuk bersiap melakulan serang balik dengan menyeruduk banteng. Banteng tentu tidak mudah menyerah, dan tak mudah dikalahkan.
-----------------------------
Oleh: M Rizal Fadillah
Pemerhati Politik dan Kebangsaan
Partai Solidaritas Indonesia (PSI) berganti logo pada kongres pertamanya, kini berlambang gajah berkepala merah, tentu berbelalai. Jokowi berpidato akan membersamai PSI yang kini dipimpin kembali oleh putera keduanya; Kaesang Pangarep.
Kata Jokowi, gajah itu simbol dari ilmu dan besar.
Baru kali ini ada partai berlambang gajah. Biasanya merek dagang seperti Gajah Duduk untuk sarung, Lem Gajah untuk penjebak tikus, Gajah Tunggal untuk ban, obat kurap cap Gajah, kacang atom cap Gajah Bledugh, jas hujan cap Gajah, Kereta Api Gajahwong, asam sitrat cap Gajah Food, gula batu cap Gajah, kontainer serbaguna cap Gajah, sukro cap Gajah, kopi tubruk cap Gajah dan masih banyak lagi. Gajah memang laris untuk merek.
Saat Jokowi pidato di Kongres PSI di Solo tanggal 19 Juli tersebut, ia memakai jaket berlogo Gajah, lambang partai. Tayangan netizen menuliskan gajah sebagai "Gak Ada Ijazah". Rupanya sedang menyindir pemakai jaket. Sebenarnya UGM pun terkena getah olok olok seperti Universitas Geng Mulyono atau Universitas Gangguan Mental. Netizen semakin nekad rupanya.
Dalam sejarah Islam, tahun kelahiran Nabi Muhammad SAW disebut dengan Tahun Gajah. Hal ini terkait dengan penyerbuan tentara gajah Abrahah dari Yaman yang hendak menghancurkan Ka'bah. Alih-alih Ka'bah hancur, justru pasukan gajah lah yang hancur. Allah mengirim pasukan burung Ababil yang membawa batu "min sijjil". Gajah kuat dengan tentara hebat itu habis seperti daun yang dimakan ulat. Gajah kelojotan tak berdaya.
Entah apa alasan PSI harus berganti logo. Pengamat menyebut Jokowi banget, entah karena dominan warna putih, meski gajah itu berwarna hitam merah, atau mungkin gajah itu berhidung panjang.
Jadi teringat gajah sebagai misteri ketika diraba orang buta dengan pendekatan spasial. Gajah itu seperti pohon karena dipegang kakinya, seperti tampah untuk rabaan telinga, seperti tombak karena yang terpegang gadingnya, atau seperti ular atas raba belalainya. Misterius seperti Jokowi.
Mirip PDIP yang berlambang kepala banteng, PSI berkepala gajah merah. Ada kesan kompetisi merebut konstituen. Meski masih jauh tingkat keberhasilannya, tetapi itu cukup mengganggu. Jokowi memang bertekad menghajar PDIP. PSI adalah gajah kecil tunggangan Jokowi. Bersiap serang balik jika diseruduk banteng. Banteng tentu tidak mudah menyerah.
Kata Kaesang, gajah itu meski bukan raja hutan tetapi pelindung hutan. Ia lupa gajah itu jika datang ke pemukiman akan merusak kebun hingga rumah. Manusia dapat dibuat kocar kacir jika gajah itu kelaparan. Jadi, di tengah perlindungan yang tidak jelas, gajah dapat merusak.
Adalah hak dan pertimbangan PSI untuk berganti lambang. Jokowi mendukung partai sang putera dan akan bekerja keras untuk mengembangkannya. Jokowisme tentu menjadi mazhab yang dipilihnya.
Gajah itu muncul dari hutan dan merusak bersama familinya.
Berlindung di fakultas kehutanan universitas gajah mengeles, ia mempertontonkan permainan sepakbola gajah.
Sepakbola palsu yang penuh dengan tipu-tipu.
Bandung, 21 Juli 2025


