Jakarta, Harian Umum- Setelah mempolisikan komponis Ananda Sukarlan dan sejumlah akun karena menyebarkam hoaks dan memfitnah dirinya dan Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto, Fadli Zon juga akan melaporkan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Raja Juli Antoni ke Bareskrim Mabes Polri.
"Pertanyaan berikutnya kita harapkan dr penyidik saja ya utk menguji tuduhan anda. Minggu depan sy laporkan @BareskrimPolri," kicau Fadli melalui akun Twitter pribadinya, @fadlizon, seperti dikutip harianumum.com, Minggu (4/3/2018).
Kemarahan wakil ketua umum DPP Partai Gerindra yang juga wakil ketua DPR itu dipicu kicauan Raja melalui akun Twitter-nya, @antoniraja, yang menuding Fadli membuat hoaks setiap hari.
Kicauan itu diposting Raja, Jumat (2/3/2018), untuk menanggapi tindakan Fadli melaporkan Ananda ke Bareskrim Polri.
"Bro @anandasukarlan akan dilaporkan ke polisi oleh tukang buat hoax tiap hari. Kita support bro@anandasukarlan. Yang setuju RT pls!" tulis Antoni.
Fadli menanyakan apa maksud Raja membuat kicauan seperti itu? Kata politisi Gerindra itu; "Apakah Bro @AntoniRaja sdg menuduh sy tukang buat hoax tiap hari? Sy perlu memastikan twit anda".
Raja tak merespon, Fadli penasaran.
"Sekali lg sg tanya Bro @AntoniRaja n tlg dijawab klu mmg gentlemen; apakah anda sdg menuduh sy tukang buat hoax tiap hari? Ayo jgn pengecut," tantang Fadli.
Dan inilah jawaban Raja yang akhirnya membuat Fadli memutuskan untuk juga melaporkannya ke Bareskrim Polri.
"Saya menikmati pertanyaan dari Anda. Makin sering makin menyenangkan bro @fadlizon".
Fadli pun menjawab begini: "Pertanyaan berikutnya kita harapkan dr penyidik saja ya utk menguji tuduhan anda. Minggu depan sy laporkan @BareskrimPolri".
Seperti diketahui, Fadli melaporkan Ananda Sukarlan karena melalui akunnya, @anandasukarlan, komponis itu melakukan penyebaran publikasi informasi hoaks berupa foto dengan keterangan bohong.
Dalam foto yang di-retweet oleh akun Ananda Sukarlan, terpampang foto Fadli Zon bersama Prabowo Subianto makan dengan seorang pemuda. Keterangan foto tersebut mengatakan, Fadli dan Prabowo sedang makan siang dengan administrator penyebar hoaks dalam kelompok Muslim Cyber Army (MCA).
Padahal, kata Fadli, foto tersebut sebenarnya merupakan fotonya menyambut seorang pendukung Anies Baswedan bernama Eko yang berjalan kaki dari kota Madiun saat Pilkada DKI Jakarta 2017.
"Kami menyambut di Jakarta, dan setelah ada acara juga dengan saudara Anies-Sandi, waktu itu kita ajak makan. Saya yang membawa di mobil saya juga waktu itu saudara Eko ini," kata Fadli.
Fadli menegaskan, Eko dalam foto tersebut tidak terkait dengan hukum tertentu atau pelanggaran hukum tertentu. Selain Ananda Sukarlan, Fadli juga melaporkan sejumlah akun lainnya yang ikut menyebarkan hoaks dan fitnah itu. Salah satunya akun lambe turah. (man)







