Jakarta, Harian Umum - Tim Nasional Anies Baswedan - Muhaimin Iskandar (Timnas AMIN) meningkatkan pengamanan untuk mencegah terulangnya peristiwa penamparan Anies seperti ketika kampanye di Pontianak, Kalimantan Barat.
Video insiden itu viral di media sosial sejak Rabu (27/12)2023). Dalam video itu Anies nampak berjalan di antara kerumuna orang dengan dikawal sejumlah pria berkaos hitam.
Di antara massa yang berkerumun itu, ada seorang pria bertopi putih dan berkaos putih dengan tulisan "AMIN" di punggungnya. Ketika Anies lewat di depannya, pria itu nampak mendesak maju dan mengayunkan tangannya ke wajah Anies.
Tamparan pria itu mendarat di pipi Anies, tetapi Anies sepertinya tak mempersoalkan perbuatan pria itu, karena sekilas Anies terlihat tersenyum.
"Sebetulnya sering kejadian seperti itu, cuma tidak ada kamera. Kbetulan kemarin ada kamera," kata Kapten Timnas AMIN, Muhammad Syaugi Alaydrus dalam Konferensi Pers di Markas Pemenangan Timnas AMIN, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (28/12/2023).
Ia mengaku peristiwa itu tidak serta merta menghambat kampanye yang berlangsung, dan peristiwa ini juga sudah ditangani oleh pihak keamanan.
Meski demikian, Syauqi mengaku tak tahu apakah orang yang menampar Anies itu memang sengaja atau sebaliknya, dan ia telah menyerahkan masalah ini kepada pihak keamanan untuk diselidiki.
"Ya, kita tidak tahu ya, itu nanti bagian pengamanan menyelidiki. Oh iya jadi catatan dari pihak pengamanan tentunya ada peningkatan pengamanan terhadap Beliau, sehingga membuat masyarakat juga tenang," katanya
Syaugi.mengakui kalau setelah video itu viral, banyak masukan ke Timnas untuk memperhatikan hal-hal tersebut.
"Jadi, kami sudah menindaklanjuti dengan meningkatkan pengamanan tersebut," tegas dia. (rhm)
.







