Jakarta, Harian Umum- Penasehat Fraksi Partai Golkar DPRD DKI Jakarta, Ashraf Ali, menyatakan siap jika dirinya diminta maju sebagai calon ketua DPD Partai Golkar DKI Jakarta.
"Sebagai kader yang sudah 40 tahun mengabdi, saya siap maju (sebagai calon ketua)," katanya kepada wartawan di gedung Dewan, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (7/3/2018).
Meski demikian, anggota Komisi C DPRD DKI yang juga ketua alumni Universitas Bung Karno itu menjelaskan, hingga kini belum ada instruksi dari DPP Partai Golkar untuk menggelar musyawarah daerah luar biasa (Musdalub) dengan agenda pemilihan ketua DPD Partai Golkar DKI Jakarta yang baru untuk menggantikan Fayakun Andriadi yang beberapa waktu lalu mengundurkan diri.
"Tapi malam ini (Rabu malam, red) ada rapat pleno di DPD, hanya saja apakah penyelenggaraan Musdalub akan dibicarakan juga, saya belum tahu. Yang pasti masalah pemenangan Pemilu 2019 akan dibicarakan," katanya.
Seperti diberitakan sebelumnya, DPD Golkar DKI Jakarta menargetkan meraih 22 kursi pada Pileg 2019, meningkat hampir 150% dibanding perolehan pada Pileg 2014 yang sebanyak 9 kursi.
Ashraf mengatakan, pihaknya optimis target ini akan tercapai karena Golkar memiliki kader dan simpatisan yang militansinya tak perlu diragukan, dan punya mesin politik yang efektif.
Target 22 kursi tersebut diharapkan terpenuhi dari Jakarta Selatan dan Jakarta Timur dimana setiap daerah pemilihan (Dapil) ditargetkan meraih tiga kursi.
"Dari Jakarta Pusat, Barat, Utara dan Kepulauan Seribu setiap Dapil ditargetkan meraih dua kursi," pungkasnya. (rhm)







