Jakarta, Harian Umum - Ketua Aliansi Masyarakat Jakarta (Amarta), Rico Sinaga memastikan, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan tidak pernah menyerahkan penanganan COVID-19 di Jakarta ke Pemerintah pusat. Bahkan, Anies Baswedan tegas akan bertanggung jawab menuntaskan penanganan pandemi COVID-19 ini.
"Ada ya hiruk pikuk yang menyebutkan Anies Baswedan meminta pemerintah pusat untuk menangani Covid-19 di DKI Jakarta, dia diam saja. Bahkan, ada yang sampai dia minta mundur, dia juga tak terbawa arus untuk berpolemik," ujar Rico, di Jakarta, Minggu (31/1).
Bahkan, ungkapnya, Anies Baswedan telah meluruskan isu yang bergulir yang menyebutkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyerah. Menurutnya, Anies Baswedan akan menyelesaikan wabah covid itu sampai tuntas.
"Dari awal, Anies paling depan dan sudah komit bertanggung jawab total sampai akhir pandemi Covid-19 ini. Pak Anies tidak pernah menyerahkan penanganan COVID-19 ini ke Pemerintah pusat. Sebagai Gubernur DKI Jakarta, Anies bertanggung jawab total dari awal munculnya wabah coroba covid 19 sampai tuntas berakhirnya wabah yang sangat sadis ini," katanya.
Untuk itu, Rico meminta semua kalangan, baik aktivis, politisi hingga birokrat untuk tidak lagi berspekulasi bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyerah dalam pandemi Covid-19 tersebut. Dia mengajak semua pihak untuk sama-sama berkolaborasi bersama pemerintah agar pandemi Covid-19 segera musnah dari bumi pertiwi.
Dalam sebuah tayangan televisi swasta, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan membantah bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meminta pengambilalihan penanganan Covid ke Pemerintah pusat.
"Tidak benar bahwa kami meminta pengambilalihan. Dan kami justru dari awal, kalau kita cek catatan, kami yang Pertama mengumumkan adanya kasus Covid-19 adalah DKI Jakarta. Karena itulah, DKI serius menangani Covid-19 sampai sekarang dan di masa yang akan datang," tegas Anies. (hnk)







