Palembang, Harian Umum- Pengguna media sosial sebaiknya berhati-hati karena Instagram pun dimanfaatkan untuk melakukan aksi kejahatan.
Hal ini terjadi di Palembang, Sumatera Selatan. Korbannya pun lumayan banyak, 150 orang!
Informasi yang dihimpun, Selasa (21/11/2017), menyebutkan, kejahatan berupa penipuan ini menggunakan kedok jasa arisan online.
Di antara korban ada yang kebobolan hingga Rp500 juta.
"Awalnya arisan berjalan lancar selama 2 tahun, namun beberapa bulan belakangan mandeg," ujar seorang korban bernama Lily.
Karena arisan mendadak terhenti dan pemenang arisan yang terakhir pun uangnya tak kunjung dicairkan oleh si pemilik akun Instagram itu, para korban mulai curiga.
Sayangnya, upaya mediasi yang dilakukan justru malah membuat si pelaku kabur ke luar kota.
Kasus ini telah dilaporkan ke polisi dan si pelaku yang disebut-sebut bernama Olivia, sedang diburu. (rhm)







