Sidoarjo, Haria. Umum - Tim SAR (Search and Rescue) gabungan menemukan empat korban di bawah puing bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Sidiarjo, Jawa Timur, yang ambruk pada tanggal 29 September 2025 lalu.
Dengan ditemukannya empat korban meninggal, maka masih ada lebih dari 50 korban yang belum ditemukan, diduga masih tertimbun reruntuhan.
"Tim pencarian dan pertolongan (SAR) gabungan kembali menemukan empat korban dalam kondisi meninggal dunia. Keempat jenazah itu segera dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya untuk identifikasi dan penanganan lebih lanjut," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangannya, Jumat (3/10/2025).
Menurut dia, dengan tambahan empat korban tewas, maka total jumlah korban yang meninggal dunia mencapai sembilan orang.
"Penemuan jenazah itu sekaligus menambah data jumlah korban meninggal dunia menjadi sembilan orang sejak hari pertama kejadian," katanya.
Di sisi lain, jumlah korban yang masih dalam proses pencarian sebanyak 54 orang. Data ini didasari dari daftar absensi santri yang dirilis oleh pihak Ponpes.
Petugas hingga saat ini terus melakukan proses evakuasi. Alat berat telah membersihkan dua dari tiga lantai bangunan Musala yang ambruk.
"Kemungkinan lebih banyak (korban) yang akan ditemukan. Karena posisi saat ini kan untuk yang menggunakan alat kita sendiri sudah tinggal satu layer ya," tutur Nanang dilansir detikJatim. (man)





