Kremlin, Harian Umum- Grafik permainan Brasil terus meningkat, namun Belgia juga punya segala syarat untuk lolos ke semi-final.
Bukan tanpa alasan duel Brasil versus Belgia di Nizhny Novgorod, Sabtu (7/7218) dini hari WIB nanti disebut-sebut sebagai partai yang paling ditunggu di perempat-final Piala Dunia 2018.
Ini adalah perjumpaan antara kandidat juara terkuat dan kuda hitam terkuat di Rusia 2018. Kedua tim punya kualitas pemain yang mirip dan merata di setiap lini. Tidak salah untuk menyebut laga Brasil dan Belgia ini sebagai sebuah final kepagian.
"Satu-satunya perbedaan [antara Brasil dan Belgia] adalah, kami belum pernah memenangi Piala Dunia. Sesimpel itu," kata juru taktik Belgia Roberto Martinez dalam jumpa pers jelang laga.
Sebagai juara dunia lima kali, Brasil disadari Martinez menjadi favorit di pertandingan ini.
"Jika Anda belum tahu caranya memenangi sebuah turnamen, maka Anda tidak punya keuntungan," lanjutnya.
Apakah Belgia akan mampu menghentikan langkah Brasil dan menjadi juara baru? Bagi Martinez, jawabannya adalah ya. Bagi generasi emas Belgia, tidak ada cara lain yang lebih bagus untuk memamerkan potensi sejati mereka selain dengan menyingkirkan Brasil.
"Ada sesuatu yang spesial dari skuat ini, tak perlu diragukan lagi. Sudah ada tanda-tanda positif menuju ke sana dan semangat tim juga sedang membumbung tinggi. Kami tidak sabar, kami sangat siap. Selama dua tahun terakhir, kami telah bekerja keras untuk mencapai momen seperti ini," seru Martinez.
Meski punya kans untuk mengalahkan Brasil, Belgia tidak boleh terlalu percaya diri. Laga 16 besar melawan Jepang yang berakhir superdramatis seharusnya bisa dijadikan pelajaran penting. Melawan Brasil, defisit 2-0 bakal nyaris mustahil untuk dibalikkan oleh Eden Hazard dkk.
Brasil era Tite telah sukses mengusung sepakbola seimbang. Bukan hanya berani bermain cantik dengan memamerkan tarian Samba nan elok, mereka berani tampil pragmatis jika diperlukan. Terbukti, Selecao tak terkalahkan dan baru kebobolan tiga gol dari 15 laga terakhir.
Hanya saja, Brasil tetap harus berhati-hati menghadapi serbuan serangan Belgia. Kembalinya Marcelo dari cedera bisa menjadi pisau bermata dua. Memainkan Marcelo yang berkarakter lebih ofensif ketimbang Filipe Luis berpotensi menyisakan ruang kosong di sisi kiri.
Terlebih, Brasil bakal tidak diperkuat Casemiro karena akumulasi kartu dan posisinya akan digantikan Fernandinho. Belgia bisa mengeksploitasi kelemahan ini untuk mewujudkan mimpi lolos pertama kali ke semi-final Piala Dunia sejak 1986
Fakta:
- Ini kelima kalinya Brasil dan Belgia bertemu. Brasil punya catatan lebih unggul (M3 K1), termasuk saat menang 2-0 atas Belgia di babak 16 besar Piala Dunia 2002.
- Brasil melakoni perempat-final Piala Dunia untuk ketujuh kalinya secara beruntun. Dua di antaranya harus tersingkir di babak ini, yakni saat melawan Prancis (2006) dan Belanda (2010)
- Ini merupakan kali pertama Belgia lolos ke perempat-final Piala Dunia secara beruntun. Di edisi terakhir (2014), mereka disingkirkan Argentina di babak ini.
- Brasil tak terkalahkan dalam 15 laga terakhir di semua kompetisi (M11 S4 K0), dan baru kebobolan tiga gol selama periode tersebut.
- Kontestan Piala Dunia 2018 dengan catatan tak terkalahkan dipegang oleh Belgia (M18 S5 K0).
- Eden Hazard terlibat dalam 19 gol (10 gol dan 9 assist) dalam 18 partai terakhir bersama Belgia.
- Neymar terlibat dalam 20 gol (11 gol dan 9 assist) dalam 19 partai terakhir bersama Belgia.
- Romelu Lukaku mampu mencetak empat gol dari lima tembakan on target selama di Piala Dunia 2018. Ia kini masih berselisih dua gol dari Harry Kane sebagai topskor sementara turnamen.
Perkiraan line up:
- Brasil (4-2-3-1): Alisson; Fagner, Thiago Silva, Miranda, Filipe Luis; Fernandinho, Paulinho; Willian, Philippe Coutinho, Neymar; Gabriel Jesus
- Belgia (3-4-3): Thibaut Courtois; Jan Vertonghen, Vincent Kompany, Toby Alderweireld; Axel Witsel, Kevin De Bruyne, Yannick Carrasco, Thomas Meunier; Dries Mertens, Eden Hazard; Romelu Lukaku.
Prediksi skor: Brasil 2-1 Belgia
(sumber: goal)





