Jakarta, Harian Umum - Agar APBD-P DKI tahun 2017 sesuai dengan visi-misi dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) gubernur baru, Pemprov DKI diminta mengikutsertakan Gubernur terpilih. Demikian disampaikan Wakil Ketua Tim Pemenangan Anies-Sandi, Mohammad Taufik.
Pasalnya jika telah dilantik pada bulan Oktober, Anies-Sandi memiliki masa kepemimpinan selama tiga bulan di tahun 2017. "APBD P DKI Tahun 2017 nanti dirancang Ahok, jadi seyogyanya Anies-Sandi diberikan peluang di samping program yang bakal dilaksanakan. Alangkah tidak tepat jika program yang bakal dilaksanakan Gubernur baru namun dirancang Gubernur lama," kata Taufik di di Posko Cicurug, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (4/5).
Untuk itu, Taufik sangat mengharapkan kearifan dari Pemprov DKI untuk melibatkan Anies-Sandi dalam pembahasan tersebut. Jika keduanya dapat masuk dalam pembahasan tersebut, maka berbagai program yang dijanjikan pada masa kampanye lalu dapat segera direalisasi. "Anies-Sandi pasti akan menjalankan program dan kebijakan dalam lima tahun kepemimpinannya untuk kepentingan rakyat," ujar Taufik.
Pasalnya jika tidak diberi ruang dalam pembahasan APBD-P, akan sulit mengukur kinerja Anies-Sandi di 100 hari masa kerja.
"Karena pembahasan anggaran tersebut, Anies-Sandi akan menganggarkan proyek yang telah dijanjikan kepada masyarakat. Contohnya anggaran untuk program OK OCE, KJP Plus, dan lainnya," jelas Taufik.
Untuk diketahui APBD P 2017 DKI akan disahkan dalam kurun waktu Juli- Agustus. Anggaran tersebut baru dapat digunakan pada bulan Oktober hingga Desember 2017.







