Semarang, Harian Umum - Presiden Joko Widodo menjanjikan kenaikan honor hingga dua kali lipat bagi para penyuluh agama hingga dua kali lipat.
Janji ini disampaikan saat bertemu dengan penyuluh agama se Indonesia di Lapangan Simpang Lima Semarang, Sabtu (14/4/2018).
"Saya akan berusaha (menaikkan honor penyuluh agama) kalau bisa tahun ini, kalau tidak bisa tahun depan," katanya.
Jokowi mengaku kalau dirinya tahu betul bagaimana kondisi penyuluh agama saat ini.
Menurutnya, dari 81.000 penyuluh agama di Indonesia saat ini, 45.000 di antaranya masih berstatus non PNS dengan honor yang rendah.
"Saya tahu ini dari Menteri Agama Lukman Hakim Syaifudin," katanya.
Karenanya, lanjut mantan walikota Solo itu, ia akan berusaha agar gaji para penyuluh agama itu dinaikkan hingga dua kali lipat, dan untuk itu dia mengaku dalam waktu dekat akan meminta restu DPR.
"Insya Allah, DPR harusnya menyetujuinya. Karena, saya tahu nilainya," lanjut Jokowi dengan disambut tepuk tangan hadirin.
Acara silaturahmi para penyuluh agama dari berbagai agama di Indonesia itu diikuti oleh sekitar 5.711 orang. Seperti pada acara di tempat lain, Jokowi juga membagikan sepeda kepada beberapa peserta.
Selain hadir di acara itu, Jokowi ditemani ibu negara Iriana Joko Widodo juga menghadiri acara puncak harlah PPP dan Musyawarah Alim Ulama ke-45 di gedung UTC Semarang. (man)







