Jakarta, Harian Umum - Presiden Prabowo Subianto menjawab spekulasi soal akan adanya reshuffle kabinet dengan kata-kata yang cukup pedas
Hal itu diketahui berdasarkan seorang menteri yang hadir saat pengarahan pada Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Rabu (6/8/2025).
Seperti dilansir detikcom, Kamis (7/8/2025), menteri yang tidak disebutkan namanya itu mengungkapkan bahwa Prabowo mengatwakan,isu reshuffle diembuskan oleh orang yang tidak bertanggung jawab.
"Itu banyak pengamat yang bilang ada reshuffle, yang ngomong begitu dan nyebarin pasti yang pengen masuk," kata menteri itu menirukan pernyataan Prabowo.
Ketua Umum Partai Gerindra itu bahkan menyebut ada pihak yang sedang ngebet pengen kursi menteri, sehingga mendorong reshuffle kabinet dan melemparkan banyak spekulasi.
"Enak aja, nggak berkeringat pengen masuk, ha-ha-ha...," kata Prabowo lagi aebagaimana ditirukan menteri itu
Dan menurut dia, pernyataan menteri tersebut disambut tawa semua menteri yang hadir dalam sidang kabinet.
Seperti diketahui, setelah 100 hari pemerintahan Prabowo, isu reshuffle kabinet sering sekali berhembus karena di kabinet Prabowo banyak sekali orang-orang dekat Jokowi, antara lain Sri Mulyani dan Budi Arie Setiadi, yang diyakini akan membuat kinerja kabinet menjadi tidak efektif.
Prabowo bahkan berulang kali didesak agar segera mencopot Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang ditengarai merupakan salah satu Geng Solo, karena selama era Jokowi (2014-2024), bahkan hingga era Prabowo saat ini dimana Listyo masih menjadi Kapolri, korps baju coklat seperti menjadi alat gebuk bagi penguasa. Ini terlihat dari banyaknya kasus kriminalisasi terhadap orang-orang yang berseberangan dengan Jokowi. Salah satu contoh yang mencolok adalah kasus Tom Lembong.
Saat menjadi Menteri Perdagangan, Tom diperintahkan Jokowi impor gula, akan tetapi setelah Tom menjadi pendukung Anies Baswedan, dia dipidana dengan tuduhan melakukan korupsi saat impor dilakukan, padahal tak ada bukti Tom mendapat keuntungan dari impor itu.
Setelah Tom mendapat abolisi dari Prabowo hanya beberapa hari setelah divonis 4,5 tahun penjara oleh Pengadilan Tipikor, Jokowi mengakui kalau dia memang memerintahkan Tom melakukan impor gula.
Siapa orang tidak berkeringat yang ingin masuk kabinet Prabowo dengan mengembuskan isu teshuffle kabinet? (man)


