Bogor, Harian Umum - Puluhan warga Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (29/1/2025) pagi atau tepat pada perayaan Imlek, mendatangi Vihara Dhanagun di Jalan Suryakencana karena mendapat informasi bahwa Vihara tersebut membagikan angpao berupa uang atau Sembako.
Namun, mereka Kecele karena informasi itu ternyata hoaks.
Bahkan alih-alih mendapat angpao, warga dihalau security karena keberadaan mereka di pintu masuk Vihara dan sekitarnya, mengganggu jemaat vihara yang datang dan pergi untuk beribadah.
"Silahkan pergi, Ibu, Bapak, tak ada pembagian angpao, tidak ada," kata seorang security ketika meminta sekelompok ibu-ibu dan bapak-bapak yang bergerombol di tiang gapura Vihara sebelah kiri. Di sekitarnya, jemaat vihara terlihat keluar masuk. Di antara mereka ada yang datang dengan mobil dan motor
Namun, kelompok ibu-ibu dan bapak-bapak yang bergerombol tersebut, yang berjumlah sekitar enam.orang, tak mau pergi. Si security nampak kesal, dan memohon sekali lagi agar mereka pergi.
Akhirnya, setelah beberapa kali diberi pengertian, kelompok itu bubar dan meninggalkan vihara
Security itu lalu mendatangi lagi kelompok lain yang jika ditilik dari penampilannya, jelas sekali bukan jemaat vihara, dan meminta agar kelompok itu juga meninggalkan karena tidak ada pembagian angpao.
Kepada harianumum.com, security yang tak mau menyebutkan namanya itu mengatakan kalau jumlah yang datang banyak sekali. Puluhan orang.
"Sejak pagi-pagi sekali mereka sudah datang," katanya.
Ia mengakui kalau orang-orang itu termakan hoaks.
'Ada isu kalau Vihara membagikan sembako hari ini, saat Imlek. Itu tidak benar, hoaks, karena Vihara tidak punya agenda itu," katanya.
Ia menjelaskan bahwa sejak Selasa (28/1/2025) malam sejak sekitar pukul 22:00 WIB Vihara hanya melayani jemaat yang akan beribadah. Begitupun hari ini.
"Jemaat yang semalam beribadah, berdasarkan catatan kami, ada sekitar 600 orang. Pagi ini (hingga pukul 11:00 WIB) sudah lebih dari 242 orang," katanya.
Ia juga menjelaskan kalau bersamaan dengan ibadah jemaat pada Selasa malam, Vihara menggelar pertunjukan barongsai.
"Parade budaya di mana nanti ada barongsai dan lain-lain.akan diselenggarakan tanggal 12 Februari," imbuhnya
Dari pantauan harianumum.com, jemaat yang datang terlihat menyalakan dupa, berdoa, dan membakar kertas uang arwah dengan harapan pada tahun ini yang dalam.kalender China merupakan tahun ular dengan elemen kayu, nasib dan peruntungan mereka akan lebih baik.
"Mereka berdoa agar tahun ini kehidupannya lebih baik, baik soal rejeki, karir, dan lain-lain," kata Leny, staf Vihara. (rhm)




