Jakarta, Harian Umum-Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi memastikan akan memperpanjang penutupan Gedung DPRD DKI Jakarta atau Lockdown selama sepekan ke depan. Hal ini dilakukan untuk mencegah penularan Covid-19 semakin di lingkungan DPRD DKI Jakarta.
"Alasan penutupan karena masih dalam tahap sterilisasi gedung. Supaya aman dari ancaman penularan," ujar Prasetio yang akrab disapa Om P, di Jakarta, Senin (3/8).
Diakuinya, sebagian besar anggota DPRD DKI Jakarta telah melakukan swab test secara mandiri. Namun, pihaknya juga merencanakan swab test massal untuk Staff, petugas pamdal dan PJLP lainnya.
"Sebagian sudah swab mandiri. Swab massal akan dilaksanakan dalam waktu dekat," katanya.
Dalam surat nomor 533/-1.772.11 itu, Om P akan memperpanjang lockdown gedung DPRD dari 3 Agustus hingga 9 Agustus 2020 mendatang. Sebelumnya, DPRD DKI Jakarta menerbitkan surat nomor 527/-1.772.11 tanggal 28 Juli 2020 perihal penutupan kantor dan penyemprotan disinfektan di gedung DPRD DKI Jakarta.
"Mengingat situasi dan kondisi yang belum kondusif untuk melakukan aktivitas kerja dan dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19 serta untuk melaksanakan protokol kesehatan, maka DPRD DKI Jakarta akan melakukan penutupan kantor dan penyemprotan disinfektan terhitung 3 Agustus hingga 9 Agustus 2020," tulis Politisi PDIP itu. (hnk)







