Jakarta, Harian Umum - Direktur Eksekutif Lembaga Pemerhati Pendidikan Anak Bangsa (LePPAS) Indonesia, Bintang Mangkauk, berharap 100 hari kerja Menteri Pendidikan. Kabinet Merah Putih yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto dapat menjadi momentum untuk mendorong pengembangan pendidikan Indonesia agar lebih maju dan lebih baik.
Menurut dia, persoalan-persoalan kompleks yang terkait dengan proses pembelajaran dan sistem pendaftaran siswa baru perlu menjadi perhatian serius.
“Setiap tahun masalah ini selalu menjadi tantangan dan harus segera diatasi. Kami berharap Menteri Pendidikan dapat menghadirkan solusi nyata dan adil, serta memastikan bahwa anak didik di seluruh Indonesia mendapatkan pendidikan yang layak, yang menjadi salah satu fokus utama,” kata Bintang melalui siaran tertulis, Kamis (24/10/2024)..
Bintang menyebut beberapa program strategis yang diharapkan dapat menjadi prioritas dalam 100 hari pertama kepemimpinan Menteri Pendidikan era Presiden Prabowo adalah:
1. Revitalisasi Kurikulum untuk Peningkatan Kompetensi Siswa
"Kami berharap Menteri segera melakukan penyempurnaan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan dunia modern, sehingga mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan keterampilan siswa," katanya.
2. Reformasi Sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB)
Bintang mengatakan, sistem PPDB yang transparan dan lebih adil sangat dibutuhkan agar proses penerimaan siswa baru berjalan lancar dan tanpa konflik.
3. Penguatan Kapasitas Guru dan Tenaga Pengajar
Peningkatan kualitas pendidikan, menurut Bintang, tidak terlepas dari penguatan kapasitas guru.
"Oleh karena itu, kami menekankan pentingnya pelatihan dan dukungan yang lebih besar bagi tenaga pengajar, khususnya di daerah terpencil," katanya.
4. Digitalisasi Pendidikan Terutama untuk Daerah Tertinggal
Bintang menggarisbawahi pentingnya memperluas akses digitalisasi pendidikan, terutama di daerah tertinggal.
"Karena hal ini akan membantu mempercepat pemerataan kualitas pendidikan di seluruh Indonesia," katanya.
5. Perbaikan Infrastruktur Sekolah
Menurut Bintang, kondisi fisik sekolah yang layak merupakan faktor penting dalam menunjang proses belajar-mengajar.
"Karena itu, kami berharap Menteri dapat memprioritaskan pembangunan dan renovasi sekolah-sekolah yang masih kekurangan fasilitas," katanya.
6. Penguatan Program Literasi dan Numerasi Nasional
"Peningkatan kemampuan literasi dan numerasi siswa juga harus menjadi target utama dalam kebijakan pendidikan 100 hari pertama," tegas Bintang.
7. Pendidikan Inklusif dan Pengembangan Sekolah Berbasis Komunitas
"Menciptakan sistem pendidikan yang inklusif merupakan hal yang oenting, karena akan memberikan kesempatan belajar yang setara bagi semua anak, termasuk anak-anak dengan kebutuhan khusus," jelas Bintang.
8. Kampanye Kesehatan Mental dan Well-being di Sekolah
"Kami berharap Menteri Pendidikan yang baru dapat meluncurkan kampanye kesehatan mental dan kesejahteraan siswa di sekolah, karena perhatian terhadap kesehatan mental siswa akan mendukung terciptanya lingkungan belajar yang lebih positif," katanya.
LePPAS Indonesia berkomitmen untuk terus memantau dan mendukung program-program yang diinisiasi oleh Menteri Pendidikan dalam mencapai target-target tersebut, demi mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan merata di seluruh Indonesia. (man)




