Maryland, Harian Umum-- Sebuah kantor berita di Annapolis, Maryland, Amerika Serikat (AS), Jumat (29/6/2018) waktu setempat ditembak seorang pria bersenjata.
Penembakan terhadap kantor berita Capital Gazette ini menewaskan lima orang dan melukai dua orang lainnya.
Di antara korban tewas merupakan wartawan yang bekerja di media tersebut.
Seperti dikutip dari BBC, Sabtu, (30/6/2018), kepolisian setempat mengatakan, kantor media tersebut memang sudah dijadikan sasaran serangan karena belum lama ini kantor itu menerima ancaman melalui media sosial.
"Saat serangan terjadi, pelaku yang diketahui membawa senjata api (senpi) dan granat itu memasuki gedung dan mencari korbannya seraya menuruni tangga ke lantai bawah. Ia lalu menembaki ruang berita melalui pintu kaca," ujar BBC.
Hingga kini masih belum jelas apa motif pelaku yang kemudian diketahui bernama Jarrod Ramos (38) dan beralamat di Laurel, Maryland, melakukan tindakan brutal tersebut, namun Wakil Kepala Polisi Anne Arundel William Krampf kepada BBC mengatakan, pelaku telah berhasil ditangkap dan saat ini sedang diinterogasi penyidik dari bagian kriminal.
Presiden Donald Trump sudah mengetahui kabar tentang kejadian ini. Sekretaris Jenderal Gedung Putih Sarah Sanders pun mengutuk serangan itu melalui akun Twitter-nya. (man)





