Jakarta, Harian Umum - Ketua DPD Partai Hanura DKI Jakarta Muhammad Ongen Sangaji mengatakan akan mengerahkan sepuluh ribu orang untuk menjaga Pilkada DKI Jakarta tahun 2017 agar berjalan damai dan lancar.
"Dari 10.000 orang tersebut, 2000 orang akan disebar di lima wilayah Jakarta untuk mengawasi dan memantau pelaksanaan Pilkada DKI Jakarta agar terhindar dari kecurangan dan manipulasi," kata Ongen sapaan akrabnya di acara deklarasi warga Pulogebang Permai untuk mendukung Ahok-Djarot di Jakarta Timur, Minggu (2/3/2017).
Selain itu Ongen melanjutkan, di tiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) akan dijaga sebanyak 7 saksi. "Kita akan mengawasi sejumlah TPS yang tidak steril, maka setiap TPS akan dikerahkan 7 orang saksi. Jika nanti saksi kita juga diganggu, kita akan lawan," tegas Wakil Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta tersebut.
Pada kesempatan tersebut, Ongen juga meminta warga Pulogebang untuk memantapkan dukungannya pada paslon Ahok-Djarot. Pasalnya sudah banyak program dan kebijakan yang dilakukan Ahok-Djarot untuk membuat Jakarta menjadi lebih baik.
"Sudah banyak program dan kebijakan Ahok- Djarot yang bermanfaat bagi warga Ibukota. Sungai-sungai dibersihkan, untuk pendidikan ada program KJP (Kartu Jakarta Pintar) sementara terkait kesehatan ada KJS (Kartu Jakarta Sehat)," terang Ongen.
Selain itu, kata Ongen jika kembali terpilih memimpin Jakarta, Ahok-Djarot akan meningkatkan kesejahteraan bagi para Lansia (orang lanjut usia) dengan menerapkan program KJL (Kartu Jakarta Lansia). "Tiap bulan warga yang lansia atau sudah berumur minimal 50 tahun akan diberikan bantuan sebesar 600 ribu," tambah Ongen.
Sementara pada bidang keagamaan, Ongen menambahkan ada program umroh bagi para muadzin, marbot dan yang memandikan mayat. "Di akhir April nanti akan diberangkatkan 100 orang untuk ibadah umroh," lanjutnya.
"Dengan melihat program dan kebijakan yang menyentuh warga, kita yakinkan kalau pilihan kita tidak salah. Karena Ahok-Djarot ingin melakukan perubahan di Jakarta," pungkasnya.







