JAKARTA, HARIAN UMUM- Gubernur DKI Anies Baswedan melantik sebanyak 15 pejabat setingkat eselon dua yang bertugas di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. Salah satunya Syafrin Liputo, mantan pegawai Kementrian Perhubungan. Syafrin dantik sebagai Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta.
“Ini tentu saya sudah melalui proses seleksi. DKI, membuka ruang secara nasional untuk masuk. Saya mendaftar, dan alhamdulliah bisa diberi amanah oleh Pak Gubernur (Anies),” kata Syafrin saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (8/7/2019).
Dalam sambutannya Gubernur Anies Baswedan berpesan pada ke-15 pejabat yang dilantik untuk memperhatikan RPJMD (Rancangan Pembangunan Jangka Penengah Daerah) DKI Jakarta. Sebab amanah rakyat Jakarta sudah dituangkan dalam RPJMD untuk dilaksanakan sebaik-baiknya.
"Saya kan mempelajari secara detail apa yang tertuang dalam RPJMD DKI Jakarta terkait apasaja yang menjadi program selama beberapa tahun ke depan," katanya.
Menurut Syafrin salah satunya adalah soal sistem transportasi terintegrasi yang selama ini digadang-gadang oleh Pemprov DKI Jakarta sebagai solusi kemacetan.
“Nah dalam RPJMD ini yang harus bisa kita realisasikan, karena itu menjadi amanah rakyat. Tentu seperti tadi ada MRT lanjutan fase dua, kemudian integrasi. Integrasi itu hanya menjadi salah satu faktor penunjang, yang utama sebenarnya itu ada dua, yaitu pertama bagaimana kita membangun konektivitas, dan menyiapkan aksesibilitas,” imbuhya.
Syafrin, sebelumnya pernah menjabat sebagai Kepala Bidang Pengendalian dan Operasional (Dalops) Dishub DKI Jakarta hingga tahun 2016 silam.
Setelah itu, ia diminta untuk bergabung dengan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) sebagai Kepala Subdirektorat Pengawas Lalu Lintas Angkutan BPTJ.
Di tahun 2017, Syafrin resmi memiliki jabatan di Dirjen Perhubungan Darat Kementrian Perhubungan sebagai Kasubdit Angkutan Orang.
“Tahun 2017 saya gabung ke Dirjen Perhubungan Darat, nah kemarin Januari saya pindah ke Balai Pengelola Transportasi Darat Provinsi Nusa Tenggara Timur, dan baru tanggal 26 kemarin, saya pindah ke Balai Pengelola Transportasi Sarat Provinsi Bali dan NTB, alhamdulillah, hari ini dipercaya oleh Pak Gubernur untuk mengemban amanah sebagai kadishub,” kata dia. (Zat)







