Jakarta, Harian Umum - Menyoal usulan pencabutan perda nomor 10 tahun 1999 tentang Dana Cadangan Daerah (DCD), Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Abdul Aziz menilai penting dilakukan agar dana senilai Rp 1,4 triliun yang selama ini mengendap di Bank DKI bisa segara digunakan untuk kepentingan penanggulangan covid-19.
Anggota Fraksi PKS ini mengatakan bahwa saat ini kasus penularan covid-19 di Jakarta sedang meninggi. Untuk itu Ia merasa dibutuhkan persiapan jangka panjang, salah satunya dengan menyerap Dana Cadangan Daerah untuk keperluan covid-19.
"DCD sebesar Rp. 1,4 T tersebut akan dialokasikan untuk penanganan covid 19 yang pada saat ini sedang tinggi penularannya dan perlu persipaan jangka panjang. Diharapkan dari dana tersebut penanganan covid19 dari sisi kesehatan maupun perekonomian dapat berjalan lebih baik," katanya melalui pesan Whats App di Jakarta, Selasa (15/9/2020).
Sementara menanggapi laporan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan perihal sisa anggaran belanja tak terduga senilai lebih dari Rp. 2,8 triliun, Aziz mengatakan semua anggaran tersebut diprioritaskan untuk penanganan pandemi.
"Saya kira semua anggaran tersebut harus diprioritaskan untuk penanganan pandemi dulu," tambahnya.
Sebelumnya, Anies Baswedan pada rapat paripurna DPRD DKI Jakarta menyampaikan anggaran belanja tidak terduga untuk tahun 2020 adalah sebesar Rp 5.032.901.596.980 dan sampai dengan bulan Agustus 2020 telah terealisasi Rp.2.219.370.060.729, sehingga sisa anggaran belanja tidak terduga Rp.2.813.531.536.251.
Dalam kesempatan ini, Anies Baswedan menjelaskan alasan pencabutan Peraturan Daerah Nomor 10 Tahun 1999 tentang Dana Cadangan Daerah. Diakuinya, dampak COVID-19 sangat memukul perekonomian Kota Jakarta, sehingga berimbas pada penurunan penerimaan daerah.
"Dari rencana pendapatan daerah tahun anggaran 2020 yang telah kita sepakati bersama dalam APBD sebesar Rp.82.195.994.476.363, pada kenyataannya sampai dengan 8 September 2020 hanya mencapai Rp.35.899.928.943.968,9 (atau 41%). Sehingga sangatlah diperlukan mencari sumber pendapatan lain diluar target yang telah kita sepakati, yaitu diantaranya dengan melakukan pencairan dana cadangan daerah," katanya. (hnk)







