Jakarta, Harian Umum-Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Jakarta ke-493 di tengah pandemi COVID-19 dirayakan dengan cara yang berbeda dari sebelumnya. Upacara HUT DKI Jakarta di Balai Kota Jakarta ini hanya dihadiri 150 orang saja
Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan selaku inspektur upacara kembali mengingatkan mengenai ketangguhan Jakarta yang selama ini berhasil menghadapi berbagai bencana, tantangan, dan cobaan, termasuk juga wabah.
“Pandemi COVID-19 yang menimpa Jakarta kali ini bukan yang pertama. Seabad yg lalu tahun 1918 pandemi Spanish flu yang melanda dunia juga berdampak pada Jakarta. Saat itu kita bisa melewatinya. Kota ini telah melewati berbagai tantangannya, bencana dan cobaan silih berganti. Bencana alam, krisis kesehatan, krisis ekonomi, krisis sosial telah dialami tp setiap mengalami krisis Jakarta selalu mampu menghadapinya,” ujar Anies dalam sambutannya.
Selain itu Gubernur Anies juga menegaskan ketangguhan Jakarta untuk selalu bangkit dari kejatuhan. Meski terjadi pergolakan ekonomi, Jakarta siap bangkit kembali. “Pembangunan kota boleh tertunda. Tapi usaha menyelamatkan warga harus justru semakin mengganda. Pertemuan fisik antar warga boleh berkurang, tapi solidaritas justru semakin berkembang. Ekonomi boleh alami kontraksi tapi tekad kita jelas, Jakarta akan kembali berdiri,” tegasnya.
Dalam kesempatan perayaan ulang tahun DKI Jakarta ini, Gubernur Anies juga mengapreasiasi upaya seluruh pihak dalam menanggulangi COVID-19. Mulai dari masyarakat yang taat pada anjuran pemerintah di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), para tenaga kesehatan, para petugas lapangan, guru, ulama, dan lain sebagainya.
“Anda lah pahlawan dari perjuangan ini, Mari kita teruskan hingga tuntas
Insyallah kita akan menang dan kita tidak akan kembali seperti Jakarta yang dulu, kita akan berubah menjadi Jakarta yang lebih baik,” jelasnya. (hnk)







