Jakarta, Harian Umum - Performa Unit Usaha Syariah Bank DKI memperlihatkan perkembangan yang baik sekali di tahun 2022.
Pendistribusian pendanaan syariah s/d di akhir Desember 2022 sejumlah Rp7,41 triliun, bertambah 15,81% dari Rp6,39 triliun pada Desember 2021.
Kenaikan ini searah dengan peningkatan pengumpulan DPK fragmen Syariah sejumlah Rp6,38 triliun pada Desember 2022, bertambah 11,56% dari Rp5,72 triliun di Desember 2021.
Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Arie Rinaldi menambah jika perkembangan performa keuangan Bank DKI tidak dipisahkan dari kolaborasi dan kerja sama yang dibuat dengan aktif dengan beragam faksi.
"Hadapi kekuatan kenaikan resiko ekonomi dan perbankan Indonesia di tahun 2023, Bank DKI terus akan berperanan sebagai kolaborator perkembangan ekonomi warga dan wilayah, lewat pengembangan dan optimasi kolaborasi dan kerja sama dengan BUMD, Pemerintah provinsi DKI Jakarta, dan faksi swasta lain.Implikasi taktik usaha yang tetap menimbang alih bentuk digital akan dilaksanakan untuk capai taktik periode panjang dan hasilkan perkembangan usaha yang terus-menerus," terang Arie.
Selanjutnya, Arie menerangkan bersamaan dengan perkembangan usaha Bank DKI ikut raih prestasi berkilau dengan perolehan keseluruhan 34 (tiga puluh empat) penghargaan selama setahun 2022, salah satunya sebagai ;
1. 20 Bank terbaik di Indonesia tahun 2022 (World's Best Banks) versus majalah Forbes;
2. Direktur Utama Bank DKI Masuk ke jajaran TOP 100 CEO 2022 versus majalah Infobank;
3. TOP BUMD 2022 sebagai BPD Berpredikat "Excellent" pada kategori KBMI 2 Bank dengan Asset Rp50 Triliun s.d. Rp100 Triliun oleh Majalah Infobank;
4.The Best Performnce Bank Kategori Bank Pembangunan Wilayah (BPD Asset > Rp30 Triliun) oleh Usaha Indonesia;
5. The Best Bank in Digital Serviss Kategori BPD Asset > Rp30 T oleh Majalah Tempo.







