Lampung Selatan, Harian Umum - Gunung Anak Krakatau kembali erupsi pada Kamis (8/10/2026) malam, setelah letusan pada Senin (5/10/2026) yang beruntun terjadi hingga dua kali.
Pada letusan malam ini, erupsi berlangsung hampir 5 menit.
Dikutip dari laporan Magma Indonesia, Gunung Anak Krakatau erupsi pada pukul 18.28 WIB dan terekam pada seismogram dengan amplitudo maksimum 46 milimeter.
Durasi erupsi sementara tercatat 4 menit 45 detik, sementara tinggi kolom letusan tidak teramati.
Kepala Pos Pemantauan Gunung Anak Krakatau di Desa Hargo Pancuran, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, Suwarno, mengatakan erupsi tersebut terpantau melalui rekaman seismogram di pos pengamatan.
"Erupsi terjadi pukul 18.28 WIB. Berdasarkan rekaman seismogram, amplitudo maksimum mencapai 46 milimeter dengan durasi sementara 4 menit 45 detik," ujar Suwarno.
Namun, kata dia, tinggi kolom letusan belum teramati.
'Aktivitas Anak Krakatau masih terus dipantau," kata Suwarno. (man)


