Banggar Coret Anggaran Rp 24 Miliar untuk Pembangunan Waduk

14/09/2018 23:53 WIB PEMERINTAHAN
sidang banggar2.jpg

Jakarta, Harian Umum-  Badan Anggaran DPRD DKI Jakarta mencoret anggaran sebesar Rp24 miliar yang diusulkan Dinas Sumber Daya Air (SDA) untuk pembangunan sejumlah waduk yang berada di aliran timur, barat dan tengah Jakarta.

Dalam rapat Banggar yang digelar di Ruang Paripurna Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (14/9/2018), terungkap kalau pencoretan dilakukan karena proyek itu diragukan dapat rampung hingga APBD tutup buku pada 15 Desember 2018.

Pasalnya, APBD Perubahan 2018 yang saat ini sedang dibahas Banggar, dijadwalkan baru akan diketok palu pada 29 September 2018. Selanjutnya, pada  30 September, APBD Perubahan dikirim ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk dikoreksi.

Banggar memperkirakan, APBD itu baru akan kembali ke Pemprov pada pertengahan Oktober, karena koreksi Kemendagri biasanya memakan waktu 14 hari.

"Jadi, dalam waktu 1,5 bulan bisa tidak waduk-waduk itu selesai dikerjakan?" tanya Wakil Ketua DPRD Ferial Sofyan yang menjadi salah satu pimpinan dalam rapat ini.

Rodia, sekretaris Dinas SDA yang hadir untuk mewakili Kepala Dinas SDA Teguh Hendrawan yang berhalangan hadir, tak mampu menjawab pertanyaan ini, sehingga pimpinan Banggar menyepakati agar anggaran ini didrop saja daripada tidak terserap.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik yang juga memimpin rapat Banggar, mengingatkan Dinas SDA agar jangan sembarangan membuat waduk.

"Buatlah waduk yang juga tak hanya berfungsi sebagai penampungan air untuk mengatasi banjir, tapi yang juga dapat dinikmati warga sebagai sarana tamasya, tempat joging dan menambah luas ruang terbuka hijau," katanya.

Ia memprotes Dinas SDA karena pembangunan Waduk Pondok Ranggon, Jakarta Timur, jauh dari konsep itu, karena waduk dibangun di dekat rumah warga, sehingga jika ada yang mau ke sana, mereka harus melewati rumah itu.

"Selain itu, sudah dua tahun pembangunan waduk itu tak juga rampung," katanya.

Kepada wartawan saat jeda rapat, Rodia mengatakan kalau anggaran Rp24 miliar itu semula akan digunakan untuk membangun waduk di sejumlah titik di aliran timur, barat dan tengah di Jakarta. Di antaranya di Cimanggis dan Jagakarsa.

"Kita memang akan membangun banyak waduk untuk mengatasi banjir. Targetnya 108 waduk," kata dia. (rhm)

BERITA TERKAIT