Kwik Kian Gie Masuk Tim Prabowo-Sandi, Ini Reaksi PDIP

14/09/2018 11:54 WIB POLITIK
kwik kian gie.jpg

Jakarta, Harian Umum-  PDIP menghormati sikap kader senior mereka, Kwik Kian Gie, yang disebut-sebut telah bergabung ke koalisi Partai Gerindra, PAN dan PKS untuk mendukung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Sikap Pak Kwik yang berseberangan dengan partai, menunjukkan bahwa PDIP memberi ruang bagi setiap kader untuk mengaktualisasikan diri di tempat lain," ujar Wasekjen PDIP Ahmad Basarah melalui pesan tertulisnya, Kamis (13/9/2018).

Wakil ketua MPR ini bahkan mengatakan, PDIP menitipkan semangat nasionalisme sejati PDIP kepada Kwik untuk digelorakan dan dimplemetasikan di tim Prabowo-Sandi, sehingga Pilpres 2019 bebas dari cara-cara politik yang dapat merusak kehidupan kebangsaan.

Basarah mengakui kalau Kwik telah memberikan kontribusi besar partainya, dan hal itu tak terlepas dari sistem kaderisasi partai yang terus dibangun untuk menciptakan kader-kader yang mumpuni.

"PDIP yang terlihat bagaikan fenomena gunung es, sebenarnya masih banyak menyimpan kader-kader yang berkualitas, tetapi belum mendapatkan ruang aktualisasi. Kebebasan untuk berpolitik dan memilih ruang aktualisasi diri adalah bagian juga dari demokrasi yang sesungguhnya, tidak ada yang melarang," katanya.

Sebelumnya, calon presiden Prabowo Subianto berencana menempatkan Kwik Kian Gie menjadi tim pakar di bidang ekonomi.

Prabowo merasa perlu menggaet para ekonom 'sepuh' untuk menjawab persoalan ekonomi negara yang terus menjadi bahan kampanyenya bersama Sandiaga Uno.

"Pak Kwik walaupun beliau katakan PDIP, tapi demi kepentingan bangsa dan negara, ingin menjadi salah satu penasihat saya," kata Prabowo di kediaman SBY, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (12/9/2018). (man)

BERITA TERKAIT