Ustad Abdul Somad Disarankan Lapor Polisi

04/09/2018 19:28 WIB KRIMINAL
UaS.jpg

Jakarta, Harian Umum-  Ustad Abdul Somad (UAS) disarankan untuk melapor ke polisi terkait intimidasi dan amcaman yang diterimanya, sehingga ustad asal Riau ini membatalkan ceramah di sejumlah lokasi di Pulau Jawa.

" Pada prinsipnya, tidak boleh ada pihak yang menghalangi atau bahkan mengintimidasi siapa pun, apalagi dalam rangka dakwah di negara Republik Indonesia, (karena) siapa pun berhak dan diberikan kebebasan untuk menyampaikan dakwah di mana saja," kata Ketua Bidang Media dan Penggalangan Opini DPP Golkar, Ace Hasan Syadzily, di Jakarta, Selasa (4/9/2018).

Ia menekankan bahwa dakwah boleh disampaikan asalkan tidak menimbulkan keresahan di masyarakat dan memiliki tendesi politik mengadu domba, juga tidak menyebarkan kabar hoaks dan menebar kebencian.

"Sebaiknya Pak UAS melaporkan ke pihak kepolisian, siapa saja yang melakukan hal tersebut agar tidak menimbulkan spekulasi yang bermacam-macam. Misalnya, seakan-akan intimidasi itu terkait dengan politik, dan ini bisa melahirkan fitnah," tegasnya.

Hal senada dikatakan Sekretaris Jenderal PKB Abdul Kadir Karding. Ia bahkan megaku menyesalkan masih adanya penolakan dan ancaman terhadap UAS.

"Saya menyesalkan masih ada penolakan-penolakan atau ancaman. Paling penting adalah segera dilaporkan kepada polisi," ujarnya seperti dilansir ROL, Selasa (4/9/2018).

Ia menilai, jika UAS belum melapor, maka pihak kepolisianlah yang harus proaktif. Kepolisian harus segera turun tangan menyelesaikan kasus intimidasi dan ancaman yang dialami UAS ini.

Abdul Kadir menilai, selama ini dakwah UAS tidak bermasalah dan masih positif, sehingga tidak boleh ada penolakan dan pelarangan selama dakwah betul-betul soal agama, pendidikan, dan berupa bimbingan yang positif. 

"Dakwah Ustaz Somad enggak ada masalah. Dan masih dalam koridor Indonesia, Pancasila, NKRI, Bhineka Tunggal Ika," katanya.

Ia bahkan mengaku mendukung penuh UAS untuk terus berdakwah tanpa rasa takut dan tanpa khawatir. 

"Saya mendukung saja. Intinya, kami di belakang Pak Ustaz Somad. Enggak usah khawatir," pungkas dia. (rhm)

BERITA TERKAIT