Karir Politik Anies di 2019 Tergantung Keputusan 3 Partai

12/07/2018 00:03 WIB POLITIK
abdul ghoniiii.jpg

Jakarta, Harian Umum-  Partai Gerindra tidak menutup peluang bagi Gubernur Anies Baswedan untuk bertarung di Pilpres 2019.

Pasalnya, apakah Anies dapat maju sebagai Capres, Cawapres, atau tetap sebagai gubernur, diserahkan kepada tiga partai pengusungnya saat Pilkada DKI 2017, yakni Gerindra, PAN dan PKS, untuk memutuskan.

"Untuk sementara ini (kami ingin) Pak Anies menyelesaikan tugasnya sebagai gubernur DKI," kata Ketua Fraksi Gerindra DKI Jakarta Abdul Ghoni kepada harianumum.com via pesan WhatsApp, Rabu (11/7/2018).

Ketika ditanya apakah itu berarti tidak menutup kemungkinan Gerindra mengizinkan Anies nyapres atau menjadi Cawapres dengan dasar pertimbangan tertentu? Ghoni menjawab kalau dia belum bisa komentar.

"Tunggu keputusan partai koalisi," katanya.

Seperti diketahui, sejauh ini telah ada dua elemen masyarakat yang mendeklarasikan Anies For President karena mantan Mendikbud ini dianggap layak untuk menggantikan Presiden Jokowi memimpin Indonesia. Keduanya adalah Gerakan Indonesia Untuk Indonesia dan Aliansi Nasional IndonEsia Sejahtera (Anies).

Tak hanya itu, PKS yang telah komit berkoalisi dengan Gerindra di Pilpres 2019, bahkan telah menyodorkan sembilan nama untuk dipilih Prabowo sebagai Cawapresnya, mendadak menyatakan tertarik untuk mengusung pasangan Anies-Ahmad Heryawan (Aher). Sedang PAN yang telah mengusulkan Zulkifli Hasan sebagai Cawapres Prabowo, juga mendadak ingin mengusung ketua umumnya itu di Pilpres tahun depan

Perkembangan ini membuat rakyat pendukung gerakan #2019GantiPresiden ketar-ketir. Ketua Koalisi Rakyat Pemerhati Jakarta Baru (Katar), Sugiyanto, bahkan mengingatkan PAN dan PKS, juga Gerindra, tentang harapan imam Besar Umat Islam Indonesia Habib Rizieq Shihab agar ketiga partai itu berkoalisi di 2019 untuk menghadapi poros PDIP yang akan mengusung Presiden Jokowi sebagai calon incumbent. Di dalam poros ini antara lain terdapat Golkar, Hanura dan NasDem.

Meski demikian, Ghoni mengaku kalau koalisi Gerindra dengan PAN dan PKS tidak pecah.

"(Koalisi) masih solid," katanya.

Ketika ditanya mengapa PAN, PKS dan Gerindra kini terkesan jalan sendiri-sendiri, jawaban putra Betawi ini singkat saja;  "Biar rame media". (rhm)

BERITA TERKAIT