Sekarung Bahan Peledak dan Bom Rakitan Diamankan dari Surabaya

16/05/2018 03:22 WIB KRIMINAL
baham peledan dan bom yang disita.jpg

Surabaya, Harian Umum- Kadiv Humas Mabes Polri  Irjen Pol Setyo Wasisto mengatakan, sejumlah bahan peledak dan sejumlah bom rakitan diamankan pasca teror bunuh diri di Surabaya pada Minggu (13/5/2018) dan Senin (14/5/2018).

Yang disita di antaranya adalah bahan bom pipa, bahan kimia Kalium Nitrat (KNO³), botol-botol yang dibuat semacam granat lontar, pipa, kabel-kabel, dan detonator rakitan.

Barang-barang tersebut disita dari sejumlah tersangka pelaku bom maupun yang ditangkap usai teror Surabaya terjadi, yaitu tersangka Dita, Anton, Abu Haidar alias Widodo, ASW, dan TN.

Setyo tidak bisa merinci jumlah spesifik bahan peledak yang disita. Ia hanya menyebutkan, ada sekitar satu karung bahan-bahan untuk merakit bom yang disita.  Ada juga yang diledakkan.

"Kita tidak bisa mengatakan, satu dua ada komponen yang siap dirakit. Keterangan teman di lapangan ada sekarung yang siap dirakit. Yang sudah jadi ada yang diamankan. Lalu, ada juga yang didisposal (diledakan)," kata Setyo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (15/5/2018).

Lebih lanjut, jenderal bintang dua ini menuturkan, jenis bahan peledak dan bom yang sudah siap memiliki komponen yang sama. 

"Hampir sama semua (komponennya)," katanya.

Seperti diketahui, pada Minggu tiga gereja di Surabaya, yakni Gereja Pantekosta, Gereja Kristen Indonesia, dan Gereja Santa Maria Tak Tercela diserang dengan aksi bom bunuh diri yang menewaskan 13 orang, termasuk enam pelaku yang semuanya berasal dari satu keluarga, dan melukai 41 orang.

Pada Senin, pos pemeriksaan di gerbang Mapolresta Surabaya diserang aksi bom bunuh diri oleh empat orang dengan mengendarai dua sepeda motor. Kasus inj mencederai 10 orang. (sumber: Viva)

BERITA TERKAIT