Diloby Sandi, Aher Sambut Positif untuk Jadi Cawapres Prabowo

24/04/2018 14:48 WIB POLITIK
sandiaga-ahmad-heryawan_20180422_144403.jpg

Jakarta, Harian Umum- Ketua Tim Pemenangan Pemilihan Presiden (Pilpres) Partai Gerindra, Sandiaga Salahuddin Uno, mengaku telah meloby Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) untuk dipasangkan sebagai Cawapres Prabowo Subianto.

Ia memang ditugaskan untuk menjalin komunikasi dengan tokoh-tokoh yang berpotensi menjadi Cawapres Prabowo, termasuk sembilan nama yang telah disodorkan PKS.

"Sudah sudah (dijalankan tugasnya)," kata Sandiaga di Balaikota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Selatan, Senin (23/4/2018).

Ia mengaku menghabiskan waktu seharian bersama Aher dalam kegiatan kampanye pasangan calon Wali Kota Bekasi yang diusung bersama PKS dan Partai Gerindra, Nur Supriyanto dan Adhy Firdaus, Minggu (22/4/2018). Pembicaraan keduanya berlangsung menyenangkan.

"Saya one day with Kang Aher kemarin. Very enjoyable. Nice," ujar pria yang kini menjabat Wakil Gubernur DKI Jakarta itu.

Sandiaga mengaku Aher menyambut positif opsi Gerindra untuk memasangkan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subiyanto dengan dirinya, namun pembicaraan itu belum membahas detail opsi tersebut.

"(Responsnya) bagus, (tapi) Kita baru ngobrol-ngobrol aja sih," ucap Sandi.

Meski demikian diakui, hingga saat ini Partai Gerindra belum menemukan pasangan yang tepat untuk disandingkan dengan Prabowo dalam pemilu 2019, meski telah ada banyak nama yang masuk daftar nama. Nama-nama itu bahkan belum mengerucut.

"Masih kita proses," imbuhnya.

Seperti diketahui, Aher merupakan satu dari sembilan nama yang disodorkan PKS sebagai mitra koalisi Gerindra di Pilpres 2019, untuk dipilih Prabiowo sebagai Cawapres.

Nama lain yang disodorkan antara lain Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid, mantan Presiden PKS Anis Matta, Gubernur Sumatra Barat Irwan Prayitno, dan Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman.

Partai Gerindra juga diketahui membidik nama potensial yang lain, antara lain Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan, mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo, Gubernur NTB Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB), Ketua MPR Zulkifli Hasan, dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar. (sumber: ROL)
 

BERITA TERKAIT