PKS Tak Masalahkan Siapa Cawapres Prabowo, Mardani: Yang Penting Menang Pilpres

16/04/2018 00:17 WIB POLITIK
mardani.jpg

Jakarta, Harian Umum-  Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera, mengatakan, partainya akan menerima jika Partai Gerindra pada akhirnya tidak memilih kader PKS sebagai cawapres Prabowo Subianto di Pilpres 2019.

"Tapi pemilihan nama Cawapres untuk Prabowo harus didasarkan oleh musyawarah," katanya seperti dilansir ROL, Minggu (15/4/2018).

Diakui, saat ini masih banyak hal yang harus dibicarakan, termasuk dengan PAN yang ikut hadir dalam rapat koordinasi nasional (Rakornas) Partai Gerindra beberapa waktu lalu. 

Apabila PAN bergabung dengan koalisi Gerindra-PKS, katanya, maka nantinya musyawarah akan dilakukan untuk seluruh anggota koalisi.

"Tujuan PKS adalah agar berhasil di Pilpres 2019, sehingga segalanya harus dibicarakan dengan matang, baik terkait pencalonan Prabowo Subianto sebagai calon presiden ataupun pendampingnya. Nanti mudah-mudahan kalau PAN gabung, PAN juga ngajukan nama. Nah, kalau tiga, maka tiga partai ini akan musyawarah untuk mufakat dengan mengedepankan bagaimana pasangan yang dipilih yang punya kapasitas dan punya peluang untuk menang. Karena itu apapun hasil keputusan, PKS akan merima selama berjalannya penuh dengan khidmat kebijaksanaan musyawarah untuk mufakat," imbuh Mardani.

Seperti diketahui, dalam Rakornas Partai Gerindra beberapa waktu lalu, kader dan simpatisan itu memberikan mandat kepada ketua umumnya, Prabowo Subianto, untuk nyapres di 2019, dan Prabowo menerima mandat tersebut.

Meski demikian Prabowo tidak langsung mendeklarasikan diri untuk nyapres, sehingga muncul spekulasi kalau Prabowo tidak yakin untuk maju lagi setelah gagal di 2009 dan 2014. Apalagi karena usia pun sudah semakin menua.

Di sisi lain, PKS telah mengajukan sembilan nama untuk menjadi pendamping Prabowo. Di antaranya Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid, mantan presiden PKS Anis Matta, Gubernur Sumatra Barat Irwan Prayitno, Presiden PKS Sohibul Iman, Ketua Majelis Syura PKS Salin Segaf Al-Jusfri, mantan menkominfo Tifatul Sembiring, Muzammil Yusuf, dan Mardani Ali Sera.

Meski demikian Mardani mengakui, karena Prabowo belum resmi mendeklarasikan diri, maka berbagai peluang masih sangat terbuka. Termasuk calon presiden selain Prabowo.

"Bisa saja ada opsi lain karena ternyata pas musyawarah mungkin bukan nama Prabowo yang diajukan. Jadi, hasil akhirnya masih sangat terbuka," pungkas dia. (rhm)

BERITA TERKAIT