PBB Tutup Pintu untuk Bacaleg Berlatar Belakang PKI dan Penista Agama

14/03/2018 04:03 WIB POLITIK
yusril.jpg

Jakarta, Harian Umum- Partai Bulan Bintang (PBB) membuka pintu bagi setiap WNI yang ingin menjadi bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) dari partai ini, untuk diusung di Pemilu Legislatif (Pileg) 2019.

"PBB menerima bakal calon legislatif yang mau mendaftar, dari mana saja, asal bukan PKI dan kalangan penista agama," jelas Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra  di Jakarta, Selasa (13/3/2018).

Pernyataan ini disampaikan untuk menanggapi adanya pemberitaan bahwa PBB hanha menerima Bacaleg mantan anggota Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dan anggota Front Pembela Islam (FPI).

Pakar hukum tatanegara ini menegaskan, PBB ingin menjadi partai besar .

"Karena itu kami terbuka menerima siapa saja untuk mendaftar sebagai Bacaleg, sesuai syarat yang ditetapkan undang-undang," imbuhnya.

Ia membantah PBB hanya menerima Bacaleg eks HTI dan anggota FPI, karena partainya menerima Bacaleg dari semua latar belakang ormas Islam di Tanah Air.

Bahkan, kata Yusril, sesuai anjuran Ketua Umum PB NU KH Said Agil Sirodj, para kiyai NU dan warga Nahdliyyin yang belum masuk partai apapun, namun ingin bergabung ke PBB, akan disambut dengan gembira. 

“PBB ini partai Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja) dalam arti bukan Syi’ah bukan Wahabi, karena itu saya menjamin warga Nahdliyin akan betah dan kerasan di PBB. Kalau mau tahlilan atau berzanjen, bagi warga PBB itu hal yang biasa. Kakek saya dulu mbahnya tahlil dan talqin” imbiuh Yusril.

Kiyai Said Agil, menurut Yusril, juga sudah menegaskan bahwa PBB adalah partai Islam moderat, bukan partai atau gerakan radikal, apalagi partai para ekstrimis. 

"PBB mempertahankan Pancasila, UUD 45 dan NKRI," tegasnya.

Bagi mereka yang berminat untuk mendaftar sebagai Bacaleg, Yusril mempersilakan untuk menghubungi Dewan Pimpinan Wilayah PBB  di setiap provinsi dan Dewan Pimpinan Cabang PBB di setiap kabupaten dan kota. (man)

BERITA TERKAIT