Perempuan Gila Penyerang Ustad di Depok, Diperiksa Tim Dokter RS Polri

11/03/2018 22:37 WIB KRIMINAL
orang gila.jpg

Jakarta, Harian Umum- Tim dokter Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Minggu (11/3/2018), memeriksa kesehatan Vivi, warga Perumahan Bumi Sawangan Indah I, Depok, Jawa Barat, yang menyerang Ustad Abdul Rochman saat Ustad tersebut akan shalat subuh di Masjid Darul Mustaqin perumahan tersebut.

“Hal ini perlu karena informasi yang kami peroleh, pelaku memiliki penyakit kejiwaan. Dia sering memarahi orang tanpa sebab musabab. Ini yang sering diamati masyarakat,” kata Kapolresta Depok Kombes Pol Didik Sugiyarto seperti dikutip dari Viva.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, sebelum kejadian, Minggu (11/3/2018) sekitar pukul 00:30 WIB, Vivi menggedor-gedor pintu rumah Ustad Abdul Rochman sambil berteriak-teriak kalau ia ingin bertemu guru ngaji di Masjid Darul Mustaqin tersebut, karena ada keperluan.

Namun karena Ustad Abdul Rochman tahu bahwa perempuan 28 tahun itu menderita gangguan jiwa dan pernah memukulnya dengan tanpa alasan, dia menolaknya dengan tegas.

"Udah, nggak usah," katanya.

Vivi pergi. 

Sekitar pukul 04:30 WIB, Ustad Abdul Rochman dan putranya pergi ke Masjid Darul Mustaqin untuk menunaikan shalat subuh berjamaah. Masjid itu hanya berjarak beberapa meter dari rumahnya.

Tanpa setahu Ustad Abdul, Vivi rupanya mengikuti dengan berpura-pura akan shalat berjamaah karena ia memang biasa ikut shalat di sana. 

Saat Ustad Abdul akan shalat sunnah tahiyatul Masjid, dan baru akan takbir, anak Ustad Abdul melihat kalau Vivi akan menikamnya dari belakang dengan sebilah pisau. Saat itu sang anak sedang berwudlu.

Anak itu berteriak dengan ketakutan; "Bapak ... Bapak ..!"

Teriakan itu membuat sang Ustad menoleh, dan saat itu lah ia melihat Vivi menghujamkan pisaunya, dan mengenai pipinya.

Ustad Abdul melawan. Ia menangkap tangan Vivi dan berjuang untuk melumpuhnya.

Beberapa jamaah masjid yang melihat perkelahian itu, membantu, dan Vivi dapat dilumpuhkan.

"Pelaku memang dikenal warga memiliki kelainan kejiwaan, namun dia juga kerap shalat di masjid itu karena rumahnya pun tak jauh dari masjid," ujar Ustad Abdul.

Meski demikian guru ngaji ini ragu bahwa Vivi stres berat, karena dia masih dapat mengenali orang lain.

“Kalau dibilang stres berat ....gimana ya; masak orang stres berat kenal sama orang,” katanya.

Meski demikian dari hasil penyelidikan polisi, katerangan dari sejumlah warga yang mengenal Vivi mengatakan, perempuan ini memang mengalami gangguan kejiwaan, karena perempuan itu sering beritingkah aneh. Dia bahkan pernah meludahi warga dan memarahi anak-anak. (man)

BERITA TERKAIT