Anies Tak Diizinkan Ikut Serahkan Piala ke Persija, Ini Pembelaan Diri Politisi PDIP

18/02/2018 23:10 WIB SPORT
anies.jpg

Jakarta, Harian Umum- Warganet Muslim pendukung Gubernur Anies Baswedan mengamuk di media sosial. 

Pasalnya, Gubernur DKI Jakarta itu dilarang Paspampres untuk ikut mendampingi Presiden Jokowi menyerahkan piala kepada Persija yang memenangi duel final Piala Presiden 2018 kontra Bali United di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Sabtu (17/2/2018).

"Benar-benar kampungan tindakan paspampres yang menghalau gub @aniesbaswedan di GBK kemaren, entah siapa yang menyuruh, tapi gak layak seorang kepala daerah yang timnya menang dan lokasi pertandingan juga di wilayahnya, diperlakukan begini. Kami akan ingat perlakuan kalian! #PersijaDay," omel pemilik akum @RestyCayah, Minggu (18/2/2018).

"Sampai segitunya, Gubernur Anies Baswedan dilarang turun bareng presiden. Kacau otak kalian!" kecam pemilik akun @Ronin1948.

"Bagaimana ini bisa terjadi? Gubernur dilarang Paspampres ...," ujar aktivis Muhammadiyah Mustofa Nahrawardaya melalui akun @NetizenTofa-nya.

"Ngamuklah ... Tuan rumah kok diperlakukan berbeda dengan yang lainnya. Untung Pak Gubernurku @aniesbaswedan orang baik, sabar dan selalu berpikir positif, gak suka marah-marah di depan umum," omel pemilik akun @TitienAndi.

Untuk diketahui, saat penyerahan piala bagi Persija,  juga Bagi Bali United sebagai juara runner up, Anies memang tak nampak mendampingi Presiden Jokowi yang memberikan piala itu, sehingga sempat menimbulkan tanda tanya, termasuk bagi penonton televisi yang tahu Anies menyaksikan langsung pertandingan final itu di GBK.

Tak hanya itu, saat acara pemberian piala diumumkan dan nama Anies tidak disebutkan pembawa acara, tak sedikit penonton yang juga keheranan.

Pertanyaan terjawab tak lama kemudian setelah seorang penonton yang merekam momen saat Paspampres melarang Anies turun dari podium kehormatan, diunggah ke YouTube. Podium itu merupakan tempat dimana Anies, Jokowi dan sejumlah pejabat negara, menyaksikan jalannya pertandingan.

Isu yang santer berhembus mengatakan, otak perlakuan tak pantas ini adalah anggota DPR dari Fraksi PDIP yang juga merupakan ketua Steering Committe Piala Presiden 2018, Maruarar Sirait.

Terkait isu ini, Maruarar mengatakan kalau memang tidak semua pejabat negara harus ikut saat penyerahan piala oleh presiden Jokowi, karena bebarapa pejabat pun tidak ikut mendampingi.

"Itu kan pejabat negara nggak semua turun. Mensos Pak Idrus juga kan nggak turun. Kepala BIN juga. Ya, baik-baik saja," katanya kepada pers di Hotel Sari Pan Pasifik, Jakarta Pusat, Minggu (18/2/2018).

Ia pun meminta agar apa yang tergambar dalam video itu tak usah dibesar-besarkan, karena ia dan Anies tak punya masalah. 

Ia bahkan berterima kasih kepada Anies karena banyak membantu mendukung gelaran final Piala Presiden. (rhm)

 

 

 

BERITA TERKAIT