DPRD Minta Pemprov Bongkar Reklame Bodong di JPO HR Rasuna Said

12/01/2018 13:56 WIB PEMERINTAHAN
james ruslan.jpg

Jakarta, Harian Umum- Sekretaris Komisi C DPRD DKI  Jakarta James Arifin Sianipar meminta Pemprov DKI Jakarta membongkar papan reklame di jembatan penyeberangan orang (JPO) Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, tepat di depan Pasar Festival.

Pasalnya, di sisi timur dan barat JPO itu hingga Kamis (11/1/2018) masih terpasang iklan "Traveloka" dan "Meikarta", padahal kontrak penggunaan titik iklan di Zona A itu diduga telah habis sejak September 2017.

"Kalau memang izinnya telah habis, billboard itu harus dibongkar," katanya di gedung Dewan, Jakarta Pusat, Kamis (11/1/2018).

Diakui, jika "Reklame bodong" itu tidak segera ditertibkan, maka akan merugikan Pemprov DKI Jakarta, dan siapa pun yang bertanggung jawab terhadap hal ini, harus dikenai sanksi.

"Coba dicek, kalau reklame itu masih membayar pajak, berarti kolusinya kemungkinan dengan oknum BPKAD (Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah). Tapi kalau sudah nggak bayar pajak, bisa saja kolusinya dengan oknum Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD)," imbuhnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Direktur Eksekutif Jakarta Public Service (JPS) Syaiful Jihad mengatakan, reklame di JPO HR Rasuna Said depan Pasar Festival, Kelurahan Setiabudi, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan, bermasalah, karena kontrak titik reklame di JPO itu antara PT PH dengan Pemprov DKI telah habis pada 1 September 2017.

Bahkan jika mengacu pada surat pernyataan yang ditandatangani PT PH di atas materai, perusahaan itu seharusnya telah membongkar reklame itu pada 12 Juni 2017.

PT PH merupakan pengelola titik reklame di JPO depan Pasar Festival, karena perusahaan yang beralamat di Kedoya Selatan, Jakarta Barat, itu merupakan pemenang lelang untuk titik reklame itu, berdasarkan SK BPKAD Nomor 38 Tahun 2014.

Dari perjanjian sewa antara Pemprov DKI dngan PT PH yang ditandatangani pada 1 September 2015, diketahui kalau pemanfaatan titik reklame berupa JPO yang terletak di Jalan HR Rasuna Said Depan Pasar Festival, Kelurahan Setiabudi, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan itu  berlaku selama 2 tahun atau hingga 1 September 2017.

Sayangnya, hingga Kamis (11/1/2018), di sisi barat dan timur JPO itu masih terpasang iklan komersil "Traveloka" dan "Meikarta".

Meski demikian, anggota Komisi C DPRD DKI Ruslan Amsyari menyarankan agar dicek kembali apakah kontrak pengguaan titik reklame di JPO depan Pasar Fetival itu telah diadendum untuk diperpanjang, ataukah tidak.

"Kalau memang kontraknya sedang diperpanjang, berarti itu masih dalam proses," katanya.

Namun sayangnya, hingga berita ini diturunkan, baik PT PH maupun BPKAD belum dapat dimintai tanggapan. (rhm)

 

BERITA TERKAIT