Suara PPP di Pilgub Jabar Terbelah ke Pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu

11/01/2018 17:48 WIB POLITIK
ppp.jpg

Bandung, Harian Umum-  Lagi, suara PPP tak utuh mendukung pasangan yang diusung di Pillada serentak 2018.

Setelah di Pilgub Jatim, suara PPP di Pilgub Jabar yang seharusnya utuh diserahkan kepada pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum, juga terbelah untuk pasangan Sudrajat-Ahmad Syaiku yang diusung PKS, PAN dan Gerindra.

Pecahnya suara PPP itu terungkap saat Sudrajat-Ahmad Syaikhu dideklarasikan di Monumen Perjuangan, Bandung, Rabu (10/1/2018), karena bendera PPP berkibar di tengah kerumunan masa pendukung pasangan yang disebut 'Asyik' itu.

Sudrajat menjelaskan, PPP yang mendukungnya berasal dari kubu Djan Faridz. 

Ia bahkan mengaku juga mendapatkan dukungan dari sebuah partai berstatus nonparlemen. Partai dimaksud adalah Partai Bulan Bintang (PBB).

"Jadi, yang jelas partai pengusung ini terdiri dari PKS, Gerindra dan PAN. Jumlahnya 27 kursi, tapi tadi malam kami menerima pengusung dari yang tidak memiliki kursi, yakni PBB. Kedua dari PPP (Djan Faridz). Jadi, maaf saya klaim empat setengah dukungan," katanya.

Purnawirawan TNI berpangkat Mayjen ini mengaku lega setelah ia dan Syaikhu menyerahkan berkas persyaratan menjadi calon gubernur dan calon wakil gubernur Jabar ke KPU. Apalagi karena pendaftaran berjalan lancar, tanpa masalah. 

"Alhamdulillah, semua persyaratan yang diminta telah memenuhi syarat, dan sudah dinyatakan lengkap," katanya. 

Seperti diketahui, PPP hingga kini masih terbelah karena memiliki dua kepemimpinan, yakni Romahurmuziy dan Djan Faridz. Kedua kubu ini memang selalu mengambil sikap yang berseberangan.

Meski demikian, di tingkat akar rumput, simptisan PPP cenderung tidak berpihak kepada Romahurmuziy, karena kubu ini merupakan kubu pendukung pemerintah. (rhm)

BERITA TERKAIT