Dua TKW Bawa 1,9 Kg Sabu dari Malaysia Terancam Hukuman Mati

11/01/2018 12:39 WIB KRIMINAL
sasasa.jpg

Solo, Harian Umum  - Dua tenaga kerja wanita (TKW) asal Jawa Timur dan NTB ditangkap membawa 1,9 kilogram sabu di Bandara Adi Soemarmo, Solo. Dua wanita bernama Sarideh (25) membawa 970 gram sabu dan Almira (21) membawa  972 gram mengaku dijanjikan upah Rp 30 juta oleh warga Indonesia yang tinggal di Malaysia berinisial RZ. 

"Mereka sudah menerima Rp 1 juta untuk operasional dan akan dijemput di Indonesia untuk mendapatkan pembayaran sisanya," kata Kepala Kantor Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean B Solo, Kuntho Prasti Trenggono, Rabu (10/1/2018).

Dua wanita tkw ini diketahui menaiki pesawat Air Asia dengan nomor penerbangan AK 356 dengan rute Kuala Lumpur-Solo. Mereka melakukan tindak ilegal tersebut dengan menyembunyikan sabu dibawa alas karton.

"Sabu yang diselundupkannya ini disembunyikan di dasar kardus karton dan ditutup sejumlah pakaian. Sabu ini dilakban di dasar kardus karton, dan ditutupi pampers dan baju-baju. Sabu tersebut terdeteksi x-ray di Bandara Adi Soemarmo," ujarnya.

Rencananya sabu tersebut akan diedarkan di Jawa Timur. Kedua perempuan yang ditangkap itu diketahui sebagai tenaga kerja wanita (tkw) ilegal yang sudah tiga tahun bekerja di Malaysia. 

"Keduanya ke Malaysia dengan izin kunjungan tapi setelah kita selidiki, mereka sudah 3 tahun di Malaysia, menjadi tenaga kerja ilegal," kata Kuntho.

Kuntho mengatakan, keduanya melanggar pasal 113 ayat 1 dan 2 Undang-Undang Narkotika. Ancaman hukuman maksimalnya berupa hukuman mati.(tqn)
 

BERITA TERKAIT