Di Reuni 212 Amien Rais Akan Bacakan Resolusi

01/12/2017 14:27 WIB POLITIK
amien rais.jpg

Jakarta, Harian Umum- Ketua Majelis Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais, menyatakan bahwa saat Reuni 212, Sabtu (2/12/2017), dirinya akan menyampaikan sesuatu yang penting.

"Saya akan menyampaikan beberapa hal. Jadi, insya Allah tanggal 2 Desember kita akan bacakan resolusi atau petisi atau maklumat," katanya saat berpidato di acara Kongres Nasional Alumni 212 yang digelar di Wisma PHI, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Kamis (30/11/2017) malam.

Amien memastikan bahwa ia akan hadir pada acara yang digelar di kawasan Monas, Jakarta Pusat, tersebut dan apa yang akan disampaikannya itu untuk membuat pemerintahan Jokowi mengerti apa aspirasi umat Islam, khususnya alumni 212.

"Jangan sampai (pemerintah) nggak tahu masalah yang kita hadapi sekarang. Jangan sampai mereka meremehkan kemampuan berfikir kita (alumni 212), karena kita nggak gampang dikibulin. Kita lebih cerdas," tegasnya.

Mantan ketua MPR ini mengakui kalau saat ini tekanan yang diterima umat Islam dari pemerintahan Jokowi seperti tanpa henti, sehingga jika umat Islam tidak mempunyai daya tahan, maka akan berbahaya. 

"Tapi perjuangan kita (umat Islam) ini amat sangat enteng, sangat ringan, dibandingkan dengan para pendahulu kita (para pejuang kemerdekaan RI, red)," imbuhnya.

Meski demikian, Amien meminta alumni 212 memiliki daya juang seperti Nabi Nuh yang menurutnya merupakan salah satu Nabi yang sangat tahan banting, tahan uji.

"Nabi Nuh itu termasuk lima nabi top yang tahan uji, yang jihadnya menyundul awan. Nabi Nuh mendakwah ratusan tahun hanya bisa merekrut 86 orang pengikut saja. Jadi, kalau hari ini kita hanya ditantang oleh cebong-cebong, itu sudah biasa. Jangan takut," imbuhnya.

Sedikitnya ada sekitar 500 peserta yang mendengarkan pidato Amien ini. Semuanya mendengarkan dengan tekun pidato yang membakar semangat mereka itu.

Amien mengaku bangga kepada para alumni 212, karena menurutnya, para alumni 212 adalah orang-orang terpilih dan telah sukses melampaui halangan-halangan untuk tetap berjuang membela agama Allah dan mempertahankan Islam untuk tetap berkibar di Bumi Indonesia.

"Saudaraku, perjuangan kita menghadapi lawan Islam memang agak berat, (karena) yang kita hadapi sekarang ini bukan yang kita lihat selama ini. Di belakang (yang kita hadapi) ini ada dajal militer, dajal ekonomi, dajal intelijen. Kita jangan takut. Insya Allah kita menang," tegasnya.

Seperti diketahui, pada Sabtu (2/12/2017) ribuan umat Islam yang menjadi peserta Aksi 212 pada 2 Desember 2016, akan mengadakan reuni di kawasan Monas, tempat dimana dulu mereka membuat aksi yang diikuti hingga lebih dari 7 juta orang.

Aksi itu digelar untuk menuntut Polri menuntaskan kasus penistaan agama Islam yang dilakukan oleh Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang kala itu masih menjabat sebagai gubernur DKI Jakarta. (rhm)

BERITA TERKAIT