Netizen Muslim Serukan Boikot Film Naura dan Genk Juara

21/11/2017 23:36 WIB FILM
fil.jpg

Jakarta, Harian Umum- Baru dirilis 16 November 2017, film drama musikal anak-anak "Naura dan Genk Juara" telah menimbulkan reaksi keras umat Islam, bahkan memicu aksi boikot yang dimotori para netizen.

"Film ini tak layak tonton, waspadalah!" teriak mereka seperti dikutip harianumum.com, Selasa (21/11/2017).

Reaksi bermula dari postingan pemilik akun Facebook bernama Nina Asterly yang mengajak anaknya menonton film itu.

"Tadinya saya pikir film ini memang film bagus seperti film Petualangan Sherina dulu. Saya pikir cocok untuk tontonan anak," katanya.

Namun saat tayangan film berlangsung, ia langsung sadar kalau film itu jauh dari kata epik dan tidak cocok untuk ditonton anak-anak.

"Menurut saya, ini film secara implisit (merupakan) curahan hati kemarahan si pembuat atas kebenciannya pada kami, (umat) Muslim, yang membela agama kami yang sudah dilecehkan oleh si Penista Agama," katanya.

Ia memaparkan bagaimana cara sutradara film ini mendeskreditkan Islam, yakni menampilkan sosok penjahat dengan wajah berjenggot, brewokan, dan selalu mengucapkan istighfar dan lafadz-lafadz Islam lain, termasuk takbir.

Bahkan kalimat takbir diucapkan saat di tokoh jahat itu menyerang anak-anak.

"Anak saya yang baru berumur 8 tahun saja dari mulai kemunculan si penjahat sampai film selesai, terus-terusan bilang ke saya: "Ma, itu orang itu Islam tapi kok jahat, tapi kok pencuri, gimana sih??" Saya bilang ke anak saya: "Tidak, Kak, itu salah. Islam tidak begitu....," jelasnya.

Nina mengaku resah dengan pemunculan karakter penjahat yang seperti itu, dan kemudian menelusuri siapa pembuat film itu.

"Setelah saya telusuri, ternyata si pembuat film adalah seorang kecebong dan pendukung akut si Penista Agama (Ahok, red). Dia ungkapkan kekecewaan dia atas penahanan si Penista Agama di akun sosmednya," jelas Nina.

Film "Naura dan Genk Juara" disutradarai Eugene Panji, serta diproduseri Handoko Hendroyono, Amalia Prabowo dan Pax Benedanto. Premier film yang dirilis Konsorsium Kreatif bersama OKKY, brand dari PT Suntory Garuda Beverage, dilakukan di CGV Grand Indonesia, Jakarta.

Hingga Selasa siang ini hestek #BoikotFilmNauraDanGenkJuara masih beredar di Twitter.

Aktivis Ratna Sarumpaet melalui akun pribadinya, @RatnaSpaet, meminta Badan Sensor Film bertindak jika apa yang diungkap para netizen Muslim tersebut benar.

"Orang2 ribut film Naura & Genk Juara scr explisit memojokan islam. Kalau itu betul, pemerintah, dalam hal ini Badan Sensor Film/Badan Perfilman @BadanPerfilman sebaiknya segera menarik film ini dari bioskop," katanya. (rhm)

BERITA TERKAIT